Wednesday, May 15, 2019

Protein Nabati dan Penyerapan Zat Besi


Oleh : dr. Gita Tiara Paramita

Membahas diskusi beberapa hari lalu bahwa protein nabati menghambat penyerapan zat besi. Dikatakan bahwa ada zat  fitat, asam oksalat dan polifenol akan menghambat penyerapan zat besi. Semua zat ini ada di legumes yang merupakan sumber protein nabati.

Setelah membaca referensi, diketahui zat tersebut akan menghambat penyerapan zat besi, namun zat besi yang berasal dari kandungan sayuran, dairy product dan susu. Nama zat besinya adalah non-heme iron.

Berdasarkan penelitian,  zat besi yang berasal dari daging tak dihambat. Penelitian menggunakan Heme iron murni tanpa globin, dan protein sereal serta protein legume (peas, lentils, soy). Hasil penelitian menunjukan tak signifikan protein sereal dan legumes menghambat penyerapan Heme Iron (zat besi dari daging) namun protein dari soy (kedelai) menunjukan hasil signifikan ia akan hambat penyerapan zat besi dari daging. Ingat hasil ini didapat dari heme iron yg dimurnikan bukan heme iron + globin yang jamak ditemukan di daging.

Namun, penelitian lain yang menggunakan Heme Iron+globin menunjukan soy (kedelai) tak menghambat penyerapan zat besi daging malah adanya globin meningkatkan penyerapan zat besi.

Penyerapan zat besi sendiri tergantung kondisi biologis tiap orang, baik itu dari gerakan usus, kurang oksigen atau tidak, infeksi atau tidak, anemia atau tidak. Penelitian yang dilakukan menggunakan subjek beragam, ada yang anemia ada yang tidak agar serupa dengan kondisi di lapangan.


Jadi, untuk mencegah anemia defisiensi besi protein nabati tetap bisa diberikan, dengan catatan :
1. Makan gizi lengkap seimbang libatkan sumber protein hewani di sana
2. Jika konsumsi dairy product dan sayuran tinggi zat besi sertai dengan 'prohe' + sumber yang memudahkan zat besi diserap seperti sumber vitamin C
3. Bagi vegetarian sebaiknya pastikan diri tidak anemia, karena sumber Fe yang digunakan berasal dari non heme Iron yang tak banyak diserap tubuh meski tak berbarengan dikonsumsi pengan 'prona'
4. Fitat, asam oksalat, polifenol akan hambat penyerapan NON HEME IRON alias zat besi yang bukan berasal dari daging
5. Zat besi ada heme iron yang berasal dari daging (daging juga ada non heme ironnya tapi tidak banyak), non heme iron yang berasal dari dairy product, telur, sayuran.

Semoga bermanfaat.

Sumber : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.