Thursday, November 22, 2018

Mengatasi Anak yang Mudah Marah


Marah merupakan hal naluriah seorang manusia, begitu juga bagi anak-anak. Menurut ilmu psikologi, marah merupakan perubahan emosi terjadi karena suatu penyebab. Seperti kekecewaan, agresi lahiriah atau pengekangan diri. Jika dilihat dari kebiasaan penyebab anak marah adalah karena merasa terkekang. Tidak boleh terlalu banyak bermain, tidak boleh terlalu berisik di dalam ruangan, tidak boleh membeli sesuatu yang ia inginkan, dan masih banyak lagi. Mungkin sebuah pengekangan adalah maksud baik bagi orang tua dalam mendidik, agar tumbuh secara lebih teratur. Dan bagi anak marah adalah hal yang naluriah, wajar terjadi.

Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat anak ayah-bunda sering marah. Jelaskan kepada anak bahwa ia boleh marah atau kesal, tetapi tidak boleh berlebihan.

Hal yang tidak boleh kita lupakan adalah bahwa anak kadang hanya meniru apa yang dilihatnya. .
Anda dan kita semua sebagai orangtua harus mampu mengendalikan marah apalagi di hadapan anak-anak. Hal ini bisa menjadi “inspirasi” bagi anak atau anak akan mengikuti apa yang orangtua lakukan. Jika anak melakukan kesalahan maka maafkan dan beri nasihat dengan bijak.

Dalam Alquran Allah berfirman,
"…Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan." (QS.Ali ‘Imrân: 134).

Nabi memerintahkan orang yang sedang marah untuk melakukan berbagai hal yang dapat menahan dan meredakan amarahnya. Dan beliau memuji orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah.

Sumber : www.percikaniman.id

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.