Friday, September 14, 2018

Mengatasi Batuk dan Pilek Bayi 0-6 Bulan


Mempunyai buah hati yang sehat, tentu menjadi harapan bagi setiap orang tua. Tapi kadang kala buah hati kita mengalami sedikit gangguan kesehatan, salah satunya adalah batuk dan pilek. Kebetulan saat artikel ini ditulis, anak kami yang masih berumur tiga bulan, beberapa minggu lalu mengalami pilek.

Dalam menangani bayi yang mengalami batuk dan pilek tidak boleh sembarangan. Setiap tahapan usianya memiliki perbedaan cara penanganannya. Misal, penanganan bapil pada anak usia 1 bulan akan berbeda penanganannya dengan anak usia 10 bulan, dan seterusnya. Kami akan sedikit sharing berkaitan dengan masalah batuk dan pilek pada bayi berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil diskusi dengan forum ibu-ibu di grup WhatsApp. Berikut penjelasannya:
1. Perbanyak Memberikan ASI-nya
Menurut WHO, ASI merupakan sumber gizi terbaik untuk bayi. Sehingga, di dalam ASI sudah mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh bayi termasuk anti biotik untuk mengatyasi batuk dan pilek. Selain itu, disarankan untuk memperbaiki kualitas makan bagi ibu yang menyusui agar ASI juga berkualitas.

2. Menjemur bayi di matahari pagi sesering mungkin
Menjemur bayi merupakan salah satu aktivitas yang disarankan ketika mengalami batuk atau pilek. Menurut salah satu artikel di Alodokter.com, fungsi menjemur bayi adalah untuk menghasilkan vitamin D yang dapat membantu menyerap kalsium, membangun tulang, produksi insulin, dan mengatur sistem imunitas dan perkembangan sel. Selain itu, menjemur bayi juga dapat menghangatkan badan bayi sehingga akan membantu melegakan pilek.

Saat menjemur bayi usahakan difokuskan pada bagian punggung bayi sehingga konsentrasi panas yang dipancarkan matahari akan terpusat pada daerah punggung. Ini dilakukan agar paru-paru yang ada di sebalik punggung akan ikut terhangatkan. Jika ada lendir yang mengental di bagian paru-paru atau tenggorokan akan menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. Dengan demikian, bapil pun akan mereda. :D

3. Hangatkan tubuh bayi
Cara ini dapat dilakukan dengan mengolesi seluruh badan dengan minyak telon/campur parutan bawang/MHS (Minyak Herbal Sinergi) HPAI sesering mungkin. Dapat juga ditambah dengan memijit terutama bagian dada, leher, tengkuk, punggung dan hidung bayi. Tentu hal ini harus dilakukan dengan pelan dan hati-hati, mengingat tubuh bayi masih belum sekuat orang dewasa. Dapat juga dengan mengoleskan balsem transpulmin bayi ke dada, punggung, dan leher bayi.

4. Usahakan suhu ruangan tidak terlalu dingin
Ruangan tempat bayi dapat dilembabkan dengan cara mengisi baskom dengan air mendidih (dapat sambil tetes minyak telon/Vicks Vaporub) letakkan di ujung kamar. Hati-hati jangan sampai terjangkau anak.

5. Pasang aromatheraphy khusus batuk dan pilek di kamar tidur anak
Dapat menggunakan Purekids Inhalant Decongestant Oil atau Essential Oil semacam YLO RC (khusus batuk dan pilek). Aroma yang di hasilkan diharapkan dapat membantu melegakan pernafasan anak.

6. Letakkan irisan/parutan bawang merah di sudut-sudut kamar/rumah
Cara ini mungkin masih jarang dilakukan oleh orang kebanyakan. Namun, menurut salah satu artikel di laman arbamedia.com, meletakkan irisan atau parutan bawang merah di sudut-sudut kamar atau rumah dapat membantu menyerap virus batuk dan pilek. Selain itu juga dapat menyerap racun dan polusi udara. Irisan bawang merah juga akan menghasilkan aroma segar yang dapat membantu melegakan pernafasan anak.

7. Rajin diuap
Langkah ini adalah cara melegakan pernafasan anak dengan cara manual. Adapun caranya ialah yang pertama, isi baskom dengan air panas. Kedua, campur air panas dengan beberapa tetesminyak kayu putih/vicks vaporub/garam/jeruk nipis. Ketiga, dekatkan bayi pada baskom perisi campuran air panas dan aroma terapi untuk menghirup uapnya. Jika disertai batuk, dapat sesekali pijat/ditepuk2 tengkuk/punggungnya. Hati-hati ya, jangan sampai bayi terkena air panasnya.

8. Kalau hidung mampet
Kalau kami dulu disarankan untuk memakai Purekids Inhalant Decongestant Oil yang cukup efektif untuk melegakan pilek dan hidung tersumbat. Usahakan bayi tidur dengan alas kepala yang agak tinggi. Atau dapat menggunakan vaporin bayi (dapat cari di apotek) dengan cara diteteskan pada baju depan bagian dada anak untuk membantu melegakan pernafasan bayi.

9. Usahakan selalu mandi air hangat
Memandikan bayi dengan air hangat akan mencegakh bayi mengalami kedinginan. Dengan begitu, kisah batuk dan pilek pada bayi pun tidak akan ada.
Semoga segera sehat ya bund, buah hatinya.

Nb : Kalau ayah ibunya juga batuk pilek, segera sembuhkan diri sendiri. Jangan lupa selalu memakai masker dekat anak dan sering ganti baju.

Referensi :
Rangkuman Diskusi Grup WhatsApp Ibu-Ibu Muda Sholihah
www.voaindonesia.com
www.alodokter.com
www.arbamedia.com

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.