Saturday, September 22, 2018

Kembalikan Fungsi Ayah dalam Pengasuhan Anak


Ayah sebagai nakhoda bahtera keluarga, harus mempunyai rencana jangka pendek dan jangka panjang untuk menghadapi ujian hidup, bukan hanya untuk jaman sekarang tapi juga jaman masa depan yang akan dilalui oleh anak cucu kelak.
Ingatlah visi ayah para anbiya, Nabi Ibrahim, yang ketika dinyatakan lulus ujian dan mendapatkan pengakuan dari Allah, beliau teringat nasib anak cucu (dzuriyyat)nya dan menanyakan masa depan kepada Allah.
Dan lelaki itu adalah pemimpin, dan ia akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya (HR Bukhari Muslim)
Banyak para ayah yang masih belum bisa mengatasi masalah Inner Child-nya sehingga kesulitan dalam merawat dan mendidik anak-anak. Bagaimana ia bisa berdamai dengan masalah yang dihadapi anak-anak, bila ia sendiri belum bisa mengatasi masalah yang ia hadapi, ia masih berorientasi dengan dirinya sendiri.
Pernahkah para ayah mengecek kapan pertama kali anak lelakinya mimpi basah ?
Pernahkan para ayah tahu kapan anak gadisnya pertama kali dapat menstruasi ?
Pernahkah para ayah bermain hujan-hujanan bersama si kecil ?
Pernahkan para ayah mengajarkan anak lelakinya mencuci motor ?
Pernahkah para ayah membawa anak gadisnya berjalan hanya berdua untuk jalan dan berbelanja ?
Pernahkan para ayah mengecek bacaan Alquran anak-anaknya ?
Pernahkan para ayah memberikan ilmu agama dirumah ?
Pernahkan para ayah mendampingi anak- anak belajar pelajaran sekolah ?
Para ayah sekarang sangat disibukkan dengan Gadget mulai dari bangun tidur sampai tidur.
Para ayah sekarang hanya memikirkan bagaimana mencari uang untuk memenuhi kebutuhan anak-anak.
Para ayah sekarang berorientasi untuk terkenal di luar rumah di banding mendekatkan diri kepada anak-anak.

Sadarlah para ayah, krisis pengasuhan ayah yang terjadi pada jaman sekarang sangat berpengaruh pada perkembangan mental dan spiritual anak-anak. Pengasuhan anak wajib melibatkan ayah dan ibu karena anak-anak memerlukan figur keduanya.

Kembalilah segera ayah, dekati anak, curahkan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak. Jangan sampai ada rasa penyesalan yang akan melanda bila waktu sudah berlalu dan anak bermasalah karena tidak ada peran ayah saat tumbuh kembang mereka.

Ayah hebat, ayah yang melibatkan diri dalam pengasuhan dan mendidik anak.
Selamatkan generasi bangsa dengan mengembalikan fungsi ayah sebagai pemimpin dan rumah tangga

Sahabatmu
@popiesusanty

Sumber : Grup Parenting Islami

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.